Kamis, 26 Februari 2009

:: aku sayang mereka ::

oh hari itu tiba...:D
aku senang aku ikut bahagia, teman,sahabatku menikah...
aku menunggu hari itu yang juga ingin berjumpa dengannya..
teman SMA ku berkumpul, begitu juga dia...
entah mengapa aku selalu bahagia ketika dy terlihat oleh mataku

seperti biasa..
aku menyapanya dengan kecupan sayang ditangannya...
dan selalu ketersenyum..
karena aku menghormati dia sebagai sesosok pria yang kubanggakan selama ini

ketika waktu mengahruskan ku pulang dari keramaian itu..
aku terkejut oleh sesosok wanita yang sedang mengobrol dengan dia
tetapi saat kuyakinkan, ternyata wanita itu lebih tua darinya..
ketika kusadarkan diri lagi, datanglah sesosok pria menghampiri mereka..

dan kusadar dan terkejut tak disangka..
ternyata disana ada kedua orang tuanya..
aku bingung dan senang saat itu

bingung apakah aku harus menyapa atau tidak,
dan terlalu senang karena aku merindukan kedua orang tuanya.. :D

saat kubingung, dia berjalan menjauh dari kedua orang tuanya..
kupikir, apakah aku menghampirinya dan menyapa??
pikir itu tidak berhenti menggoda hatiku...

tiba tiba...
dia (yang kusayang slama ini) ada disampingku ikut mengobrol..
aku pun menanyakan, "apakah itu orang tua mu?? aku malu menyapa"
ku ucap demikian..
lalu saja dia berkata..
"kesana yuk, ditanyain mamah..."
saat itu aku tidak befikir lama, aku senang, sangat senang!
akhirnya aku menyapa mereka ditemani dia...
aku sangat merindukan mereka, 2 taun ku tak bertemu..
mereka berdua pangling melihatku berubah..
(ssstt... katanya aku tambah kurus..:D ) seneng!!!!
aku sangat sayang dng kedua orang tuanya..
tapi bukan untuk dirinya lagi, hanya kedua orang tuanya...

aku bahagia dijalanku saat ini...
aku sangat bersyukur...

Minggu, 15 Februari 2009

..ternyata aku bisa...

sumpah bahagiaku sangat dalam dan perlahan, karena hari ini akan dan bertemu denganmu...
hatiku berdegup kencang dan merasa diriku serba tak sempurna...
tapi kuhadapi dengan senyum dan bahagia
aku bertemu dengannya..
sedih sebenarnya yang kurasa..
rasa haru karena akhirnya kubertatap muka dengannya..
walau dia tak merasa apapun

tapi menit ke menit..
jam berjam...
rasa rinduku tidak bersamaan dengan rasa sayang yang menggebu, yang selama ini kukhawatirkan...
rindu ini hanya sebuah rindu untuk melihatnya dengan tidak memiliki dia lg...

aku hanya sempat berkata dalam hati...
"dia sayangnya aku dulu..." "sangat tersayang.." dengan menatap wajahnya diam diam..
lalu kutersenyum.. dia berbahagia dengan harapan barunya saat ini..
aku pun berusaha menutup hati untuk tidak berharap apa-apa saat itu..
dan itupun terjadi..
aku tidak berharap dan memikirkan dia lebih jauh..

ketika saat itu berakhir..
saat sendiri, aku mulai merasa bingung dengan perasaanku ini..
tidak bisa diucap oleh kata kata sederhana
tetapi hanya bisa dirasa lalu dimengerti.

setelah lamaa...
akhirnya aku pun bisa merasakan keajaiban yang sedikit kurasa..
aku bisa melupakan perasaan yang dalam ini..
aku bisa berfikir lebih sederhana tentangnya..
aku hampir bisa melepasnya dari hatiku yg terdalam...
aku bisa..:D
aku sudah bisa mengatakan
....dia bukan siapa2 aku lagi...
....dia yah dia yang terserah akan melakukan apapun...
terserah dia mau kemana dan apa yg akan dilakukan...
terserah..
tetapi tak bisa kupungkiri, aku memang sayang dia..
tetapi.. sayang yang hanya di simpan rapih disamping hatiku tidak ditengah lagi....
kamu mengerti?
aku berusaha untuk mengerti ini semua, dan aku sangat bersyukur... :D
aku bisa melupakannya...
segera...
aku yakin itu segera!
aku bahagia
sangat...

Senin, 09 Februari 2009

perlahan lupakan...

tak hempas dari hatiku yang terkejut...
kuhela nafas hatiku melihat semua kenyataan....
aku usap dada yang saat itu berdebar tak karuan,
entah mengapa aku bisa mengatasinya kali ini..
tapi hati selalu saja khawatir...

aku hanya ingin buku lamaku ini disayang seorang yang baik
lebih baik dariku..
aku selalu berharap, tak pernah tidak...
kamu tak tau rasanya saat memikirkan dirimu...
(lagu kotak bgt! haha)

Minggu, 08 Februari 2009

tak ada yang bisa....

saat hari berganti hari...
hatiku untukmu kuharap hilang demi waktu
tetapi sayangku dan kenanganmu untukku, takkan pernah kulupakan..
karena ini semua anugrah Tuhan, aku bertemu dan mengenalmu..
takkan ada yang bisa menggantikan cintamu..
namun aku yakin akan tergantikan ketika kumenemukan cinta sejatiku kembali,
yang membangkitkan aku dr ini semua..

aku mencintai buku lamaku ini..
aku selalu menyayangimu...
walau harus ku menangis tersembnyi saat malam hari tiba, ketika ku melamun
memikirkan kau ada yang memiliki

buku lama..
yang sangat ku sayangi, mengajariku banyak hal..
entah dari sekian lamanya, memang aku takut kehilangan cintamu..
tapi ini semua terjadi.. aku harus melewatinya sendiri, tanpamu..
aku bisa aku yakin aku bisa...
senyummu selalu hangatkan hatiku..
aku merindukan sesosok dirimu disampingku..
namun itu semua hanya mimpi yang tidak akan ada lagi

aku tersenyum dan berkata...
kau akan menjadi seorang yang sempurna untuk seseorang..
kau sempurna hatiku..
kau sempurna wanitamu
kau sempurna istrimu
kau sempurna anak anakmu
dan kau sempurna keluargamu kelak...

bahagia rasanya ketika ini semua terasa ringan..
ringan untuk aku ingat dan kulepas..
aku ikhlas melepas cintaku padamu..
karena aku bahagia melihatmu bahagia...:)
dari jauuh.. dari jauh ku mencium keningmu dengan sayang yang dalam...
aku mencium keningmu, kedua matamu, hidungmu, kedua pipimu, dagu dan bibirmu dari sini..
karena itu yang selalu kulakukan dulu..
karena aku terlalu sayang..
dan ini kulakukan disini, untuk yang terakhir dan kau pun tak perlu tau..
lala sayang sama lee...:)

the end.



(udahan ah malu...xp )

Senin, 02 Februari 2009

buku tersayang

menghilangkan smua itu tidak semudah mengupil..
eh, maav .

waktu demi waktu..
walaupun semua itu tak mudah dilupakan..

tapi, aku yakin semua itu kembali indah seperti masa masa indah yg pernah kudapatkan..
aku bahagia kalau bahagiaku itu bahagia..
walaupun akan menangis kehilangan..
akan ku simpan rapih buku ini hingga nanti..
buku ini akan selamanya dihati, walaupun memiliki masing masing jalan untuk dilalui..
aku memeluk erat buku ini hingga tertidur

bermimpi..
aku bisa melihat aku dan dia akan berbahagia.
entah mengapa,Tuhan..
aku sangat teramat sayang buku ini..
walaupun sudah begitu pudar kehadirannya untukku..
aku menghela nafas.. lalu kuberfikir,
aku tidak mengharap balas apapun untuk menyayangi buku ini..
beginilah aku..
penuh kekurangan dan mungkin diberi kelebihan yang sangat kusyukuri..

Tuhan,aku ikhlas hapuskan buku ini dari hatiku...
aku ikhlas buku ini telah memilih yang pantas memilikinya..

dan lalu kuusap wajah ini dari doa malamku...
lalu kutersenyum walaupun pipiku basah karena air mata..
aku hanya seorang manusia yang sementara hidup didunia..
akan kusyukuri ini.

Selasa, 13 Januari 2009

jalan yang kulalui ini..

kuberlari dan lalu berhenti..
tak sengaja kumelihat kebelakang..
kuberlari lagi, lalu sambil melihat kebelakang
saat itu kuterjatuh lalu terbangun lagi..

kuberjalan perlahan lalu berlari lagi, dan lalu terjatuh..
kuberdiri dengan senyuman.. lalu kuberjalan
kuberjalan semakin cepat dan tak sengaja kumelihat belakang
lalu kuterjatuh lagi..
aku berdiri, aku terdiam dan menangis...
aku usap air mata lalu kuberjalan perlahan..

perlahan dan semakin lembut kuberjalan
dengan senyuman
dengan hati yang sabar dan kuat aku melaju kedepan
tanpa hiraukan masa lalu..
aku bahagia dijalan ini..
aku suka cara ini
aku sangat mencintai jalan yang kulalui ini...
aku yakin, akan indah pada waktunya (lalu kutersenyum melihat langit)
aku suka! (:

serasa seperti ini..

kuberjalan dibumi ini...
saat senang dan sedih..
dibumi ini ku pertamakali menyayangi seorang
seorang yang selalu membuatku disayang..

detik itu...
menit itu..
jam itu..
hari itu..

kubenarkan, aku terpukul saat mendadak kumelihat kebenaran..
kebenaran bahagia dia dengan yang lain..
serasa campur aduk ku dibuat oleh sebuah voto..

voto yang seharusnya aku tak perlu tau
aku bahagia kalau dia begitu, namun..
hati ini masih belum kuat untuk menahan emosi kesedihan..
dia tidak salah..

semua orang berhak jatuh cinta dan menyayangi..
aku tau dia telah menemukan hatinya untuk yang terakhir
namun bukan aku..

aku tau, aku juga akan seperti itu..
aku merasa bersyukur kenal dia, sayang dia sepenuh hati..
tidak ada yang perlu disesali..
karena aku yakin, Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik buat semuanya..

aku bersedih, karena masih merasa kehilangan dia..
namun aku harus berfikir positif dan lebih dewasa..
karena dibalik semua ini aku yakin, akan ada kebaikannya...